duri yang hilang

By anagustini

Perlahan, memulai, tak menyentuh, tak merapat
Menahan, tak bergemuruh, tak melekat
Padamkan ingin, hentikan lari, biasakan lega, bukakan rasa
Hati tertidur, jiwapun tak bergemuruh

Dahan kaktus tanpa duri, jiwapun tak melenguh
Berdiri, terduduk, tertidur tanpa duri


Hujan tak berarti sendu tapi hujan menyiram bara
Bara mati tetapi bukan hati

Temukan baju di lain nafas
Pengganti duri, pengganti bara dan juga menepis angin

Raga kan berselimut sejuk
Hangat ada di kalbu
Sepoi merasuk tubuh
Ya rabb engkau telah menjagaku

2 Tanggapan ke “duri yang hilang”

  1. khomeinimuj Berkata:

    hi there….
    tulisannya bagus-baguus…
    creative dan inspiratif…….
    semoga tambah keren yah tulisan-tulisannya….

    salam kenal
    ———-
    http://khomeinimuj.wordpress.com

  2. koer Berkata:

    merenung melihat diri
    bahasa hati bicara kalbu
    guratan pena ungkapkan rasa
    sebait sajak sejuta ungkapan
    satu kata seribu makna…

    dalem na :)

Tinggalkan Balasan