Tidak usah hujan karena dia sudah habis.
Menarilahmu dalam kekeringanku.
Kau tetap tunjukkan jalan yang tak pernuh berujung.
Buntupun tak pernah kau hadapi bahkan perjuangkan.
Nyalimulah yang membuat semua berujung.
Ih semua membuat penat, tapi kenapa penat tak membuat lari terbirit.
Susahmu kau siram dan bertumbuh subur.
Hentikan, biar tidurmu lelap.
Januari 8, 2008 pukul 6:54 am |
[...] 7, 2008 by kucingkeren Obrolan tadi pagi dengan teman perjalanan yang suka bikin sajak di blog nya, mengingatkan saya pada kota cantik di Jawa Tengah ini, Yogyakarta. Jika kangen gudeg dan wedang [...]