1/2 cerah

By anagustini

Sinar di ruangan itu tinggal 1/2.
Cerah itu sekarang hanya sebagian cekikian dari seorah bocah.
Ternyata engkau telah mengijinkan cerah itu menghilang 1/2.
Dia tak beri cerah di ruang selain untuk si bocah.
Apa gerangan petunjuk lanjutan dari-Mu.
Terkadang bingung tertumpuk di sudut akan teka teki ini.
Tapi walau cerah hanya 1/2, tetap harus tertapaki.
Memang, hujanpun masih enggan berganti dengan sinar yang penuh.
Ah lelahnya menanti cerah, kemanakah engkau bersembunyi.
Cepatlah tunjukkan hai engkau cerah.
Atau cerah itu enggan berteman lagi?
Kami masih menginginkan yang 1/2 lagi.
Tidakkah kau tau lama tak ada sinar, hujan kan datangkan banjir.
Ah mungkin ternyata engkau tak mau aku nikmati penuhnya cerah.

Satu Tanggapan ke “1/2 cerah”

  1. kucingkeren Berkata:

    Penuhnya cerah itu milik sepenuhnya yang Maha besar.. BErsyukurlah ada 1/2 cerah, tdk 1/2 mendung… hihi..

Tinggalkan Balasan