Hidup ini akan tetap mudah walau tidak ditemani bunga.
percuma saja kalau bunga hanya berani kuncup.
Mending kita tetap berdiri kokoh bak karang yang tak habis diterjang alam.
Nyali itu seperti bongkahan batu yang berat untuk diangkat.
Bahagianya menemukan hangat.
Tak lekang walau orde baru perlahan telah hilang.
Kuncup itu sebenarnya bukan kendala mekar.
By anagustini
Februari 19, 2008 pukul 9:41 am |
…………………………………………………….Merdeka!!!
Februari 20, 2008 pukul 7:16 am |
Mekar selau datang dari kuncup.
Mekar mengingatkan segalanya tak hanya seperti yang kuingini
Mekar membuat hormat bahwa ada semesta menyelip di setiap saat
Februari 20, 2008 pukul 7:50 am |
kuncup itu memang satu tanda munculnya kehidupan..
Februari 20, 2008 pukul 10:20 am |
sajak yang penuh makna. indah, dan aku suka…
Februari 20, 2008 pukul 3:48 pm |
nyanyian alam menjawab kehidupan
waktu batas kehidupan
kebahagian jiwa kehidupan
Hmm…