Arsip untuk November, 2008

Kemelut

November 20, 2008

Kemelut  bagai angin datang  lupa menghilang

kemelut menggumpal berkumpul di otak

Serasa pintu tak bergagang susah dibuka

Dan nafaspun hilang setengah

Duh kemelut kau bebas datang tiba-tiba

Siksa terasa nyata dan aku meronta

Kemelut, harus aku apakan kau ini

Kau datang dan aku tak bisa antar

Kemelut akankah kau selalu menjadi bagian

BEGINI

November 15, 2008

Aku bahagia dan bersyukur seperti BEGINI

BEGINI membuat kedua ujung bibirku terangkat

Aku tau karena semua telah di renangi

Tidak  BEGINI kalau badai tak disapa ramah

Ambillah BEGINI hasil dari seluruh sari yang keluar

Ah BEGINI membuat kedua tanganku diatas

Malam gelap tak berhenti berkunyam

Semangat pagi

November 6, 2008

grasses_morning1x12002

Malam itu membuat saya lebih malas dan gak karuan. Mendengar pendapat seseorang tentang jalan kehidupan. Yang ternyata menurutku hanya setiap pribadi saja  yang mengerti kehidupannya sendiri dan janji serta tanggungjawab untuk menjalaninya.  Orang lain tidak akan paham, dan pastinya semua ada  dasar dan alasannya. Mungkin prinsipku memang berbeda dengan kebanyakan orang. Sekilas perdebatan ini agak mengganggu pikiran.

Tapi seperti biasa perbedaan berpikir atau sesuatu yang mengganjal tidak akan membuat  terlarut dan mengendap  lalu membuat susah tidur. Jadi sebelum tidur saya selalu membuang semua pikiran-pikiran dengan cara mengumpulkan semua keresahan dijidat, ditengah-tengah antara kedua belah mata, sambil memejamkan mata dan setelah itu buang jauh-jauh. Hasilnya memang saya selalu tidur nyenyak. Dan  lebih semangat menyambut pagi. Seperti pagi ini

Sombong

November 1, 2008

Menjadi orang paling benar dan ga mau denger pendapat orang lain atau sombong, angkuh memang sepertinya menyebalkan. Bukan hanya oleh sesama manusia saja yang akan membenci, tetapi Tuhan pun akan membenci orang yang angkuh dan sombong.

Di dunia ini atau hubungan sesama manusia sifat sombong memang tidak ada aturannya dan tidak diatur akan larangannya, dan tidak pula ada undang-undangnya atas hukuman orang yang melakukan kesombongan. Tetapi akan berbeda kalau sifat sombong dihadapan Alloh Swt. Pada saat diakhirat nanti salah satunya adalah akhlak kita yang akan dinilai.

Penyebab kesombongan adalah akibat dari merasa dirinya “lebih” merasa lebih pintar, merasa lebih baik ibadahnya, merasa lebih akan kecantikannya, ketampanannya, hartanya sehingga timbulah rasa sombong dalam dirinya. Makhluk Allah apapun ujudnya tidaklah pantas untuk berlaku sombong atau congkak di atas bumi ini. Ilmu, amal, keturunan, pangkat, kecantikan, harta benda yang dimiliki manusia betapapun luas, besar dan tinggi nilainya tidak akan berarti bagi Allah SWT sedikitpun juga.

Sifat sombong akan menimbulkan halangan bagi masuknya ke pintu surga. Rasulullah mengatakan bahwa di hari Kiamat orang-orang yang sombong akan dikumpulkan, dijadikan pasukan semut-semut lalu digiring ke penjara yang ada di dalam neraka jahannam bernama penjara Bulasa di sana mereka diberi minuman darah dan nanah thinnatil khabai ( kotoran penghuni neraka).

Sabda Rasulullah SAW. : Tidak akan masuk surga orang yang dalam lubuk hatinya terdapat perasaan sombong ( arrogan) walaupun cuma sebesar atom (HR Bukhari Muslim)