Ulangan Bahasa Inggris

Agustus 20, 2008 oleh anagustini

“Umi, Tono mau minta maaf, ternyata nilai ulangan bahasa Inggris Tono hanya 98, tidak seratus ,” begitu kata yang terucap dari Tono, sang buah hati pada ibunya. Tuti bergumam dalam hati, “hebat yah anak ini, semalem dia belajar seadanya tapi nilai anak itu tidak mengecewakan meskipun tidak seratus”, demikian terlintas dalam lamunan Tuti. Tapi Umi, Nilai Tono paling tinggi kok yang lainnya dibawah Tono”, Tono menambahi. Baca entri selengkapnya »

Seandainya

Juli 12, 2008 oleh anagustini

Seandainya ada kata yang lebih indah dari “terimakasih” pasti akan aku berikan.

Untuk orang-orang yang membukakan celah sempit dan akhirnya melebar kembali.

Yang telah menahan airmata getir ini menjadi semangat.

Hanya 99 kupu-kupu yang bisa keluar dari mulutku yang kering.

Menunggu kesegaran yang datang dari langit untukmu.

Tunggulah kau senyum dari alam.

Karena air, tanah dan udara sekarang telah menjadi sahabatmu.

Biarkan saja….

Juli 3, 2008 oleh anagustini

Biar saja aku yang mengalah untuk semesta ini.

Biarkan angin berbuat seindah yang dia pikirkan.

Aku telah menyerah dan kamu pun puas.

hawa gemerutuk dalam dada akan aku tiup.

Tsunami tak akan masuk ke bibir pantai lagi

Aku tak mau lagi berseteru dengan semestamu.

Aku akan berjalan santai di setapak yang damai.

Biarkan aku melangkah walau harus berjinjit.

Tono

Juli 1, 2008 oleh anagustini

Siang hari bolong, tiba-tiba handphone Tuti berbunyi, “halo, iya saya sendiri oh iya, kenapa bu, hmmm, kapan ? oh….”, demikian pembicaraan itu mengalir . Tuti ternyata diminta untuk datang ke sekolah anaknya untuk mengambil rapot . Tuti adalah ibu dari seorang anak yang bernama Tono. Tuti bekerja di Jakarta, sementara Tono bersekolah di Bandung dan tinggal dengan kakek neneknya. Keadaan yang memaksa mereka sehingga harus berpisah jauh, tetapi apa boleh buat demi kelangsungan hidup, Tuti harus rela berpisah dengan anaknya, Tono. Mereka hanya berkesempatan bertemu dua hari dalam seminggu, selebihnya komunikasi mereka dilakukan melalui telepon. Baca entri selengkapnya »

Sisa malam

Juni 30, 2008 oleh anagustini

Anggukkan sepakat menuaikan waktu yang tersisa.

Berkelana menembus pekat dan berbuah hasrat.

Sisa malam tlah dituangkan.

Menggoyang semangat berjuta bilur.

Hentakkan itu perlahan bernada

Sisa malam habis terkulai, tanpa janji.

Datang dari langit

Juni 24, 2008 oleh anagustini

Telanjangi aku dengan seluruh malu. Sibaklah aibku hingga semutpun tau.Kulaikan aku bersama bibir dan senjatamu, pasunglah amarah ini dengan gagahmu, dan titikkan noda seiring puasmu, biarlah tertawa menjadi hartamu.Dan pastikan dendam itu datang dari langit.

Ultraviolet

Juni 20, 2008 oleh anagustini
Ultraviolet datang ditengah-tengah hujan lebat terbahak
Menyengati raga sehingga mampu terpingkal.
Meminum cuka berasa teh manis menyegarkan.
Makhluk alam dan isinya memberikan rangkaian asam manis yang indah

Tulus

Juni 19, 2008 oleh anagustini

Tulus disini bukan berarti nama seseorang tetapi kata yang artinya kurang lebih adalah melakukan sesuatu atas dasar ikhlas , sukarela serta tidak pamrih. Saya pribadi akan lebih suka melihat orang yang melakukan sesuatu misalnya dalam hal menolong bukan karena harapan ingin dibalas atau memanfaatkan demi kepentingan dan tujuan pribadi. Kenapa saya tiba-tiba ingin membahas masalah “tulus”?, sering diantara kita sehari-hari melihat orang melakukan sesuatu bukan atas dasar keikhlasan, tetapi hanya untuk melakukan atau mencapai tujuan tertentu. Jatuhnya kan jadi semu semata.

Tulus dan tidak tulus adalah hak pribadi, dan kita tidak punya wewenang untuk melarang dan memaksa seseorang untuk berbuat tulus ikhlas. Tapi saya suka gemes saja terhadap kebaikan seseorang hanya didasari atas tujuan dan maksud tertentu. Misalnya saja Si Dono dia berbuat baik dan perhatian terhadap si Indra, dengan maksud untuk memanfaatkan si Indra karena ternyata si Indra ini adalah seorang anak pejabat. Dono berharap dengan mendekati si Indra , suatu saat dia membutuhkan pertolongan dia akan mudah memintanya karena Dono mempunyai tujuan tertentu. Baca entri selengkapnya »

Sampai renta

Juni 16, 2008 oleh anagustini

Percikan ini tak mau berhenti, api perlahan menyala dan menghangat.

Tak mungkin aku membuat api ini menjadi berkobar.

Biarkan hangat dan nikmati di dinding hatiku saja.

Sampai kapan kau hanya mencari hangat.

uh aku memang belum pernah diberi yang lebih dari sekedar hangat.

Biarkan saja kunikmati hangat ini sampai renta menjadi temanku

Dan aku lupa

Juni 15, 2008 oleh anagustini

Suatu hari memandang dan ternyata pandangan ini tak berakhir, terlanjut serta mengguncangkan. Berdetak saat kembali berkelebat detik-detik terpecahkan itu, tak berdaya. Nafas tersengal-sengal dan kemudian bak air terus menerus menyemburat dalam lingkaran. Melekat dalam sel-sel otak. Baca entri selengkapnya »