HAH Anak Kandung di bunuh?????How come

Anak kandung dibunuh oleh ibunya sendiri??? waduh mengagetkan sekali. Ini apa penyebabnya, apa coba? selain adalah ibunya mengalami depresi berat akibat dia tidak yakin kalo anaknya akan mempunyai masa depan yang bagus,tetapi apa dan kenapa ibunya berpikiran seperti itu???.


Konon neh ada pendapat bahwa Ibu Anik itu lulusan dari planologi ITB, beliau kerjanya sebagai ibu rumah tangga.Dia tidak diberi kesempatan untuk bekerja oleh suaminya karena berpendapat bahwa perempuan lebih baik berada di rumah mengurusi rumah tangga dan anak.Yah akhirnya Ibu Anik ini mungkin tertekan dan akhirnya depresi deh. Mungkin sebetulnya beliau ingin bekerja untuk menambah penghasilan biar gak was-was terhadap hari depan anak-anaknya.Pie toh?

sekarang ini biaya untuk sekolah sudah minta ampun deh, terutama untuk sekolah-sekolah yang notabene dianggap bagus dan kualitas.Kpengen dong anaknya sukses dapat sekolah yang bagus.Tapi mungkin boro-boro buat sekolah buat makan dan kehidupan sehari-hari saja mungkin sudah pusing.

Perekonomian di Indonesia semakin terpuruk, semakin banyak pengangguran ,sementara harga-harga barang semakin membumbung tinggi, penghasilan gak sebanding apa gak pusing??? akibatnya kan utang dimana-mana gali lobang tutup lobang.

Harapannya adalah bo ya dari segi pendidikan subsidinya lebih banyak, sehingga agak meringankan beban yang ada.Apa pemerintah tidak mau anak-anak di Indonesia jadi pinter-pinter?.Kalo kaya gini kita semakin kalah dong oleh malaysia.

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Prosa. Tandai permalink.

5 Balasan ke HAH Anak Kandung di bunuh?????How come

  1. danny kristianto berkata:

    setuju dueh sama pendapat bu Sinta, jadi begini begini begini bu,….
    hmn…hmn…..,pendapat saya melalui studi yg holistik secara integral, terdapat alasan2 yg kausalistik bahwa kemiskinan adalah salah satu faktor utama, trigger effect,….ada semacam simplimisme bahwa spt barisan fibonici yaitu kausal2 dorongan pribadi atau yang terpendam juga menjadi penyebab2-nya, jadi perlu diperlukan memang perlu sekali bahwa diperlukan pendapat ahli kejiwaan yg dapat meneliti kondisi psikologis ybs.
    apakah ybs dalam keadaan stress, kenapa jadi stress, dsb ?
    perlu diingat bahwa ybs, pihak wanita, berasal dari keluarga berkecukupan, tajir lah istilah kerennya….
    tapi kemudian dia menikah dengan pria yg bergaji 1,8 jt per bulan,…..
    bukan itulah yg jadi penyebab, saya percaya dgn yg namanya cinta, akan menisbikan segala sesuatu,
    tapi apa yg terjadi kemudian,…….adalah hal yg patut dibahas,

    Juga ketika pihak suami yg hendak terburu2 menyelesaikan kasus ini,

    apakah karena ada kemungkinan ini dikarenakan gender.
    dimana ada idiom2 bahwa seorang suami lah yg patut berada di luar rumah dan menafkahi keluarganya.
    dan wanita haram hukumnya bertemu dengan yg bukan muhrimnya.
    well saya tdk menjurus pada suatu kebiasaan Islam, tapi apakah hal tersebut bisa menjadi suatu konflik terpendam ?

    bagaimana pendapat anda, selaku seorang sosiologer?

  2. danny kristianto berkata:

    Bagaimana pendapat ibu tentang sampah di kota Bandung ?

  3. Djo Cimahi berkata:

    teuing ah….
    lieur ai ieu mah…
    masalah urang wae geus sagudang rek mikiran batur…
    mending berusaha menjadi orang yang JUJUR pada Tuhan…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s