Week N

Hari santai sedunia buat Ana.Bangun bisa sesiang mungkin n tidurnya bisa maleeem banget.waktu bisa dihabiskan dengan hanya membaca, nonton film ato sekedar jalan-jalan d kota Bandung tercinta tentunya.

Akhir-akhir ini Bandung memang semakin dingin, apalagi kalo di malam menuju subuh, selimut harus tambah menjadi dua lembar.Ga tahan bikin kaki-kaki linu.Dan itu sebabnya juga kenapa jadi males bangun.Pengennya selimutaaaan terus.

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Prosa. Tandai permalink.

3 Balasan ke Week N

  1. danny kristianto berkata:

    Bandung menjadi dingin, iya. Tapi cuma di malam hari.
    Padahal bila di siang hari menjadi sejuk, ok punya lo.
    Tapi ini adalah Alam yang empunya Sang Khalik.

    Mungkin bisa dijelaskan, kenapa di malma hari mejadi dingin ?
    jadi pembaca mendapat wacana yang rasionalistis juga.
    hanya itu masukan saya.
    Karena hal tsb bisa menjadi modal dasar Bandung dalam menjajakan kekhas-an kota Bandung.

    Selamat bekerja kembali.

    regards,
    Danny

  2. Setyawan berkata:

    Saya merasakan bandung yang sebenar2nya itu mulai tahun 1990.Waktu itu baru masuk kuliah di UNPAR. Nah pada saat itu setiap pagi kita masih bisa melihat embun keluar dari mulut kita….seperti asap…

    Dalam waktu 5 tahun saja, perubahannya cukup banyak terasa. Suhu udara sudah tidak dingin lagi seperti tahun 1990, dan lalu lintas terasa lebih padat.

    Ternyata, itu belum seberapa parah dibandingkan dengan akhir2 ini. Bandung semakin tidak sejuk lagi dan tak ada waktu istirahat buat kemacetan di jalanannya. Edannn…

    Jadi, kalo mau ngerasain sejuk dan dinginnya bandung justru pada saat musim kemarau….(???), atau pada saat ganti musim dari hujan ke kemarau. Atau pokoknya pada keadaan dimana dari siang sampai sore langit berawan dan berlanjut menjadi terang pada saat maghrib sampai subuh…hiiii dijamin dingiiinnn.

    Mengapa demikian???? ……pokoknya ada lah analisanya…yang penting coba aja dulu…

  3. Djo Cimahi berkata:

    sindrom balikkampungus….

    dapat ditemui di orang2 yang besar di bandung,
    cari duit di Jakarta…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s