Sabtu yang Lucu

Ceritanya abis dari kondangan neh ke tempat kosan sebentar untuk ganti baju dan beres beres n rencananya langsung cabut k Bandung.Waktu di akad nikah ga sempet makan karena dipikir mau buru-buru aja balik. Tapi saat itu depan rumah ada pesta sunatan, keliatannya memang sunatan itu dirayakan besar-besaran (dari versi yang buat hajat) karena ada panggung musik segala deh.Semaleman aku gak bisa tidur karena untuk kebutuhan panggung tersebut alat-alat musiknya harus distem walhasil semaleman terdengar musik dangdut keras dan suara suara tes-tes 1,2,3.Sungguh memekakkan telinga dan bikin tambah mumet pikiran, saat itu emang pikiran lagi kacau, kesel dan keuheul.

Karena bener-bener posisinya ada depan rumah, membuat tidak enak hati kalo gak dateng wong memang di undang akhirnya disarankan untuk mampir sekedar mengucapkan selamat.Kita memang tidak menyediakkan ampau wong ga ada rencana dateng.Ya ucapkan selamat, makan dan cabut pulang ke terminal.Hikmahnya jadi kenyang.


Di terminal. Cari bis langganan, “Primajasa” yang sudah terbiasa setiap saat bisa mengantar gw k Bandung.Gak sempet ke ATM karena buru-buru dan uang taksi ada yang bersedia nanggung so ga ada masalah dooong kalo duit gw hanya cukup untuk ongkos bis serta angkot ke rumah.Naik bis dan cari tempat duduk yang dirasa nyaman.Kita berpisah.

Bis belum beranjak pergi tapi rasa kantuk tak tertahankan. Ini akibat semalam gak bisa tidur karena musik dangdut sialan itu, gimana tidak, speakernya pas berada di depan jendela kamar.Gimana hidup ini tidak menjadi tambah emosi!!!.Menyebalkan.Walhasil tertidur pulas.Tak terasa sudah berada di Cawang, gw melihat sekeliling mmm masih di Jakarta, walau tidur hanya sekejap, cukup membayar seperempat dari waktu yang kurang.Ga lupa mengambil uang kembalian lima ribu perak buat ongkos naek angkot setelah turun dari bis.Kasian banget sih.Akhirnya dambaan tidur pulas aku terusin walaupun tidak senyaman di tempat tidur, tapi rasa kantuk mengalahkan segala ketidaknyamanan dengan posisi tidur di bis. WZZZZZZ.

Terdengar suara “Pasirkoja, Pasirkoja…..” mmmmm saatnya untuk siap-siap dan beranjak turun.Sudah di Bandung bo!!.Panas serta haus, Bandung sekarang panas banget kalo siang.Bikin boros kepengen beli minum terus.Turun di lampu merah dan nyebrang dengan kondisi masih agak limbung rasa kantuk masih terasa.Mata gak enak serasa ada yang mengganjal.Beruntung ada banyak orang yang nyebrang jadi gw bisa ngikutin.Jalan By pass cukup lebar dan mobilnya padat aku trauma kalo nyebrang.

Bandung cukup membikin badan gerah dan haus tidak kepalang.Setelah menyebrang ada toko lumayan besar dan komplit.Tergerak untuk membeli minuman dingin zestea dari teh hijau yang terbayang akan sungguh menyegarkan.Secara tidak sadar aku masuk ke toko itu dan uh Teh Hijau melambai-lambai untuk segera diambil.Sekejap langsung terpikir keadaan keuangan.Karena tau banget ongkos ke rumah seharga dua ribu perak sementara harga minuman tiga ribu lima ratus.Gimana yah??? Haus neh!!!.Ah nekat aja ga tahan.Kembalian seribu lima ratus dipecah 2 keping gopean dan 5 keping cepean. Asumsinya angkot pertama bayar tujuh ratus perak yang kedua delapan ratus perak.

Sungguh terasa nikmat teh ini,dingin dan menyegarkan.Berjalan ke tempat pemberentian angkot pertama, naik sambil menikmati sebotol minuman segar.Angkot sudah mendekati lampu merah dan saatnya harus turun sebelum sampai.”Kiri” teriakku dan angkot berhenti, turun dan merogoh saku untuk mengambil uang yang sudah dipisahkan tujuh ratus perak.Dengan percaya dirinya gw bayar dan langsung ngeloyor pergi.Dua detik kemudian gw dipanggil dan diteriaki supir angkot, “Neng kurang !!! harganya seribu!! jangan bilang dekat kalau menurut kamu deket kenapa tadi gak jalan kaki saja”.Daripada malu dilihat oleh seluruh penumpang laen, dengan muka polos gw kasih tambahan sisa uang tiga ratus rupiah.Dongkol serta malu hati.Setelah itu gw pergi berjalan menuju lorong menuju ketempat pemberhentian angkot berikutnya yang akan mengantarkan tepat di depan rumah.

Berjalan di lorong, dan sesaat kemudian teringat bahwa uang di saku tinggal gope, mana cukup buat naek angkot berikutnya? gimana neh masa harus jalan kaki untuk menyambung.Kan panas serta cape dan ngantuk.Tapi gw masih terhibur oleh minuman yang menyegarkan itu.Tetapi kembali gw berpikir gimana yah caranya menyelesaikan masalah dengan uang yang hanya gope ini.Menyesal tadi aku ga minta uang sama dia barang seribu perak saja kan urusannya gak kaya begini jadinya.Runyam.

Sambil berjalan di lorong gw ngecek dan merogoh kantong celana sebelah kanan tujuannya untuk memastikan kalo si Gope masih ada dan tersimpan di saku celana.Tanganku merogoh agak ke kiri atas saku,tiba tiba terasa ada semacam kertas mengenai tanganku aku pikir ini mungkin bon belanjaan.Aku tarik itu kertas pelan-pelan karena ngapain disimpan d saku kalo memang sudah tidak ada gunanya dan aaah setelah diliat ternyata yang gw pegang uang seribu perak bukan kertas bon….Hah gw selamat “teriakku dalam hati” , seneng rasanya .Gw ga usah jalan kaki ke rumah.Masalah terselesaikan deh.

Aku meneruskan perjalanan di lorong dan baru sadar perut ini terasa lapar kruyuk-kruyuk kelaperan.Teringat bahwa masih ada sisa uang gope di saku celana, kebetulan di lorong itu ada sebuah warung kecil.Aku hampiri warung itu dan melihat sekeliling wah ternyata ada kerupuk makroni, diperkirakan harganya sekitar gope dan ternyata memang segitu harganya.

Meneruskan perjalanan dengan membawa minuman kesegaran serta sebungkus krupuk makroni.Naik angkot sambil menikmati hati yang damai, sebotol teh hijau serta krupuk.Pada saat itu rasanya hidup tidak ingin lebih susah dari sekedar hal ini.

“Kiri” teriakku dan tepat di depan rumah angkot itu berhenti.Bayar angkot dan masuk rumah.Keadaan rumah sepi, oji ga ada, kemana yah? paling maen di belakang rumah dengan temannya yang bernama Angga.Capek, ganti baju, ke kamar kecil dan duduk sebentar.Oji tak kunjung datang.Akhirnya tak tahan kpengen ketemu aku susul dia kebelakang rumah.

Mandiin oji, langsung bantuin dia kerjain PR sosialnya tentang arah mata angin serta silsilah keluarga.Dengan lancar dia bisa mengerjakan semua PR nya.Itupun dengan agak sedikit ribut karena dia itu sebetulnya malas mengerjakannya.Dia itu pintar tapi malas memulai.Payah, Hal ini gak bisa dibiarkan.

PR nya selesai.Gw pergi ke swalayan bareng oji (dana dari IMF) dan beli beberapa makanan sesuai yang oji inginkan. Tujuannnya adalah karena dia sudah mengerjakan PRnya dengan baik dan selain itu gw bertujuan untuk merayu dia agar bisa pergi k tempat temen sore ini.Berhasil tanpa syarat .

Pergi ke tempat temen pulang jam 22.00, ngantuk, laper serta dingin menyelimuti kota Bandung.Rasanya ingin langsung slimutan dan pelukin oji. Pergi ke kamar diliat oji sudah tertidur dengan lelapnya.Ada rasa sesal tidak bercanda gurau sebelum tidur merupakan saat yang paling indah.Akhirnya ganti baju, ke kamar mandi, dan naik ketempat tidur.

Aku coba pelukin dan ciumin oji dengan harapan dia tebangun.Oji tak tergoyahkan dia tengah asik dengan mimpinya.Ya sudahlah kasian.Besok pagi aja.Aku tidur ,Ngantuk. Wzzzzzz.Aku tertidur sampai terdengar suara sms beberapa kali, terbangun deh.Periksa sms ternyata sms yang isinya laporan orang yang bahagia dengan kegiatan yang telah dilakukan hari ini.Gw turut seneng.Dan kemudian gw sadar ternyata belum solat isya.

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Prosa. Tandai permalink.

10 Balasan ke Sabtu yang Lucu

  1. Pujiono berkata:

    uang dari IMF itu maksudnya dari mana? emang elo debitor IMF, ya?

  2. ade berkata:

    na… kalo miskin ga perlu di publikasikan gitu lah…
    susah boleh.. tp jgn keliatan kayak orang susah duong
    hehehehehehehe

  3. anagustini berkata:

    Gpp De gw pencinta kejujuran, gw ga suka kemunafikan, hahahaha

  4. sumardjo berkata:

    Mas Puji, itu Ana mbok dibantu agar gajinya naik.
    Kasian banget gitu.
    Jauh2 merantau ke ibukota, pulang2 duitnya 500an perak..πŸ˜€

  5. ira berkata:

    Uwedaaaannnn….
    hari gini elo pede aja brangkat ke luar kota dengan duit pas2an ???
    sableng ga ilang2 !!!

  6. ira berkata:

    baidewey…
    HEPI ANNIVERSAIRE ya..,
    semoga sehat, tambah pinter dan cepat berjodoh dengan sesaorang yang akan membahagian kamu lahir dan bathin (dan terutama tidak akan membiarkan kantong kamu dalam keadaan pas2an!! :))

  7. Djo Cimahi berkata:

    nu gelo ginding….
    hirup liberte….

  8. WL berkata:

    Nimatnya hidup…..
    Happy Survival di metropolitan

  9. ndoell berkata:

    Nyaanan eta teh ?
    heu…heu..
    kalunya teuing atuh…

  10. Mira Marsellia berkata:

    Watir..hihihihi…ke rumah saya aja dulu atuh Na..pan deukeut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s