Kota Seindah Surga

Taiwan

Rasanya memang seperti di surga saja kalo kita bisa merasakan kota tanpa pencuri. Di koran Tempo edisi minggu 18 Maret 2007) Seorang wartawan mengunjungi daerah Taiwan, Taipei yang sangat dingin jika dimalam hari.

Konon katanya dikota itu terasa seperti di surga saja, parkir mobil dijalan super aman bahkan tengah malam sekali pun dan pemiliknya jauh dari tempat parkir mobilnya pula. Mobil-mobil sengaja diparkir di tengah jalan jaraknya hingga sampai 500 meter dari rumah atau apartemen mereka. Termasuk mobil-mobil mewah dijamin aman untuk diparkir mobil-mobil itu berjajar disiang dan malam hari.

Kenapa si pemilik tidak takut mobilnya dicuri? ternyata sebabnya adalah bahwa di Taiwan jika ada yang mencuri mobil, si pencuri akan kesulitan alias bingung untuk menjual barang hasil jarahannya. Tidak satupun orang Taiwan yang mau membeli barang hasil curian. di Indonesia gmana yah? bikin surat palsu??? Nah begitu pemilik mobil melaporkan kendaraanya telah dicuri data tersebut akan nyambung ke setiap “polsek”. Kendaraan tanpa surat resmi tidak boleh beroperasi, polisi juga tidak akan mengoperasikan kendaraan seperti itu pula. Polisi di Taiwan bekerja dengan baik tanpa berharap ada imbalan atau selipan atau uang damai.

Parkir motor bebas dimanapun dan gratis serta aman ya spt mobil juga tadi, kecuali di area tertentu yang diberi tanda khusus jika tanda khusus itu dilanggar polisi tidak akan datang, dan mengeluarkan surat untuk berdamai ala di jakarta main selip di surat-surat biasa dengan begitu polisi di indonesia biasanya langsung ngeloyor pergi. Di Taiwan apa yang mereka lakukan? ternyata mereka hanya tinggal memotret kendaraan tersebut dengan kamera pocket kemudian foto tersebut akan dimasukkan ke data pribadi warga yang tercatat secara terpadu di berbagai institusi pemerintah. Jika warga tersebut mengurusi surat-surat tertentu misalnya saat surat kendaraan kita habis dan mau diperpanjang atau ngurusi pembayaran apapun seperti pembayaran telepon serta listrik, kita akan disuruh membayar denda terlebih dahulu untuk kesalahan parkir tadi. Baru hal lainnya bisa dilayani. Hebat gak seh dan sebagai warganya pun bisa diberi acungan jempol karena mau mengikuti rule yang diberikan pemerintah.

Bagaimana dengan sarana Transportasi? Katanya seh disana dengan harga cuma 5000 perak kita bisa merasaan kendaraan yang sangat nyaman, full AC serta terawat baik spt Trans Jakarta sekarang ini. Tidak anda kendaraan yang lari-lari membuat tidak nyaman penumpang serta bis yang bangkunya sudah gak karu-karuan. Kita semua tau bagaimana rasanya naek metromini, kadang-kadang memang ditengah-tengah jalan kita diturunkan dan dipindahkan ke bis lainnya sungguh tidak nyaman memang. Bahkan yang bikin saya sangat benci adalah pada saat menurunkan dan menaikan penumpang benar-benar tidak memikirkan keselamatan, misalnya saja ditengah-tengah jalan. Kenapa seh baik sopir maupun penumpangnya tidak mau berdisiplin untuk turun di halte. Bagaiman jika pada saat turun dari mobil dibelakang kita ada motor atau mobil yang melaju kencang kan itu berbahaya untuk keselamatan kita. Saya selalu berdisiplin untuk berhenti di tempat yang semestinya sekarang siapa lagi yang mau merubah kalo tidak dimulai dari diri kita sendiri.

Coba deh perhatikan bila kita naik bis apalagi malam-malam pasti selalu ada pengamen jalanan yang meminta uang dengan berpenampilan sebagai pemabok serta menakut-nakuti penumpangnya biar mereka takut dan memberi dia uang sambil bau alkohol keluar dari mulutnya, sungguh menjijikan. Kenapa di Indonesia ini terutama Jakarta kita merasa tidak nyaman untuk berkendaraan umum? Hanya ada beberapa kendaraan yang nyaman namun harganya juga susah dijangkau untuk orang yang pendapatannya pas-pasan.

Kita lanjutkan mengenai kota surga ini yah bagaimana dengan taksinya ? kita tidak usah khawatir dengan argo kuda karena semua dijamin tidak akan ada kelicikan terjadi. Apa sebab hal itu bisa terjadi disana para sopir taksi digaji dengan standar gaji yang lumayan. Bayangkan pendapatan gaji buruh terendah mencapai kalo dirupiahkan sekitar Rp.11,5 juta) per bulan. Sementara harga makanan serta kebutuhan lainnya tidak begitu tinggi katanya makan siang hanya sekita 10 ribu rupiah. Asik kan. Kita jadi bisa menabung utk hari tua. Begitupun dengan supir taksinya mereka sangat disiplin dalam berkendaraan. Dia tidak akan pernah mau memasukkan 4 penumpang ke dalam satu taksi max 3 orang kalo tidak mereka akan dipecat.

Bagaimana caranya membuat khususnya di Jakarta bahkan seluruh kota besar di Indonesia merasakan kenyamanan seperti yang terjadi di Taiwan dalam bertransportasi. Ini benar-benar dambaan serta impian saya sebagai pengguna kendaraan umum. Aman, nyaman dan sejahtera.

Pendapatan perkapita masyarakat Taiwan dari taun ke taun meningkat terus terutama di tahun 2004 pendapatannya melambung tinggi menjadi US$14.590 sementara Indonesia hanya US$1000 dolar. hal ini mungkin menimbulkan kenyamanan. Semua masyarakat bisa berdisiplin merasa aman dan sejahtera tidak ada yang harus dilanggar dan dipertentangkan. Mungkin itu kuncinya agar di jakarta khususnya dan umumnya di Indonesia bisa seperti Taiwan. Taiwan memang penduduknya hanya 24 juta dan luasnya hanya setengahnya pulau jawa. Tetapi betapa nyamannya tempat itu.

 

 

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Prosa. Tandai permalink.

5 Balasan ke Kota Seindah Surga

  1. Dani berkata:

    maksudnya, kerja yang baek dan keras (asal jgn di rodi-in aja).
    dapet uang yg cukup dan berlibur ke Taiwan gitu ya.
    tapi jgn kelamaan, kangen macet dan tayangan sergap di Indon soale.
    ha ha ha.

    Gw optimis, Indonesia bisa mejadi spt Taiwan.
    Tapi kudu melewati fase2 menyakitkan dulu.
    lalu menjadi spt Malaysia, kemudian Singapura dan jadi Taiwan deh.
    masyarakat Indon kayanya sih mau banget.
    Masalahnya adalah motivasi dan panutan dari petinggi dan pemimpin negara yang tidak ada dan bahkan mereka juga bingung bgm menjadikan Indon menjadi baik.

    Pada akhirnya yg tercipta di Indonesia adalah
    surga Indonesia ada di Mabes Polri (Mangga Besar Belok Kiri). Ada judi, ada Pijat bugar jasmani dan “bugar rohani”, ada banyak makanan enak dan “enak” dll.
    ha ha ha.

    Serius rekans, 2 generasi di bawah generasi kelahiran 1970-an.
    Indonesia akan menjadi spt Taiwan.
    Ingat temen, menurut sejarahnya Taiwan adalah BANGSA PEMBAJAK. APAPUN DIBAJAK DITAIWAN.
    Fase itu sudah kita lakukan bukan ?.
    ha ha ha.

  2. aVank berkata:

    wah… cerita dari negeri tetangga memang mengasikkan
    terutama yang membuat kita menjadi semangat tuk membangun bangsa
    hihihi
    btw, kisah yang menarik!
    thx.

  3. Mira berkata:

    Na kamana wae?

  4. Mira berkata:

    Jadi hayang ka Taiwan. Eh Na, mun Indonesia bisa kitu, dijamin serasa surga oge, Indonesia gitu lho, secara alamnya sudah sangat-sangat indah, tinggal sikap mental orang-orangnya saja yah.

  5. anagustini berkata:

    Setuju pisan Mir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s