mencari bibit

susahnya menanam buah hingga ranum.
Pupuk apa gerangan yang bisa membantu.
Hujan,panas dan anginpun tak bisa merubahnya.
Kenapa susah untuk matang.
Salahkah kalau menanam buah.
Kenapa bibit kembang tak kunjung datang, agar merekah dan indah dipandang.
Ah angan-angan itu membuat lelah hingga harus mencari bibit tuk ditanam.
Tapi kalau tidak diberi kenapa memaksa…..

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Sajak. Tandai permalink.

2 Balasan ke mencari bibit

  1. tobadreams berkata:

    sorry mbak ana,
    saking asyik memikirkan persoalan buah ini dengan segala konotasi dan konsekuensinya,
    jadi nggak bisa komentar apa-apa….

    PEACE
    Horas

  2. Panda berkata:

    puisi yang indah……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s