Hidup ini akan tetap mudah walau tidak ditemani bunga.
percuma saja kalau bunga hanya berani kuncup.
Mending kita tetap berdiri kokoh bak karang yang tak habis diterjang alam.
Nyali itu seperti bongkahan batu yang berat untuk diangkat.
Bahagianya menemukan hangat.
Tak lekang walau orde baru perlahan telah hilang.
Kuncup itu sebenarnya bukan kendala mekar.

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Sajak. Tandai permalink.

5 Balasan ke

  1. tobadreams berkata:

    …………………………………………………….Merdeka!!!

  2. patrianila berkata:

    Mekar selau datang dari kuncup.
    Mekar mengingatkan segalanya tak hanya seperti yang kuingini
    Mekar membuat hormat bahwa ada semesta menyelip di setiap saat

  3. kucingkeren berkata:

    kuncup itu memang satu tanda munculnya kehidupan..πŸ™‚

  4. Panda berkata:

    sajak yang penuh makna. indah, dan aku suka…

  5. ahliswiwite berkata:

    nyanyian alam menjawab kehidupan
    waktu batas kehidupan
    kebahagian jiwa kehidupan

    Hmm…πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s