Sandiaga Uno

“Rahasia Sukses Para profesional Muda, demikian judul seminar sehari yang diselenggarakan oleh group Tempo media dalam sesi acara Tempo Community di hotel Aston Senen, hari kamis 29 Mei 2008 lalu. Kebetulan Saya turut hadir dalam acara ini sampai selesai, meskipun tidak dari awal. Tetapi cukup memberikan masukan, motivasi serta wawasan kedepan yang lebih luas. Terutama dari seorang pengusaha terkenal Sandiaga Uno yang saat itu menjadi salah satu pembicara.

Sandi, demikian dia biasa disapa, umurnya baru genap 38 tahun tapi beliau sudah termasuk dalam kalangan 150 orang terkaya di Indonesia dan menempati posisi ke 122. Berprestasi sebagai enterpreneur muda, dengan seabreg ide yang akhirnya berhasil dijalankan dan membuat dia menjadi pemimpin dari 9 perusahaaan. Pernah mengalami beberapa kegagalan serta akhirnya berhasil meningkatkan kembali motivasi dan semangatnya hingga menjadi seperti sekarang. Saat ini beliaupun sekarang menjabat sebagai ketua HIPMI pusat (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).

Dalam seminar sehari ini beliau menceritakan seputar pengalamannya dibalik kesuksesannya. Sandi pernah membuka usaha di negara orang sana sampai akhirnya dia harus mengalami kebangkrutan karena terimbas krisis moneter pada tahun 1998. Hal ini membuat dia harus kembali ke tanah air dan terpaksa menumpang di rumah orangtuanya. Pada saat itu beliau sudah berkeluarga dan dikaruniai seoarang anak yang masih berumur 4 bulan. Merupakan saat yang sangat sulit bagi Sandi ketika dia bercerita saat dia harus tinggal di rumah orang tuanya, juga aset yang dia punya serta di tanamkan sebelumnya benar-benar habis tak bersisa. Akibat krisis, nilai aset seperti rumah yang dia punyai nilainya menjadi setara dengan beban hutangnya.

Ditengah-tengah kesulitan itu Sandi kerap kali berkomunikasi dengan kedua orangtuanya dan beruntung Sandi mempunyai mentor yang bagus dan tetap memberikan motivasi terhadap cara pandang dalam memahami kegagalannya. Orang tuanya kerap kali bilang “Sandi, kamu itu sebenarnya tidak mengalami kegagalan, karena orang yang disebut gagal itu adalah orang yang sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa, saat ini kamu masih berusaha kan? “, demikian orangtuanya bicara dengan Sandi, dan Sandi pun mengiyakan bahwa saat ini dia memang masih berusaha. Sampai suatu ketika Sandi memulai lagi dengan membuka usaha dalam bidang advisory , dan bergabung dengan temannya dan kemudian sedikit-sedikit merayap, sampai akhirnya perjalanan Sandi melesat bak meteor.

Tak kalah pentingnya adalah Sandi beruntung mempunyai orangtua yang banyak relasi, sehingga cukup membantu dalam usaha Sandi. Sandi berpandangan bahwa relasi bukan segala-galanya, ibaratnya relasi itu adalah sebuah pintu dan jalan saja dan selanjutnya kita sendiri yang harus berusaha sendiri untuk meyakinkan, demikian Sandi berpendapat mengenai soal relasi.

Bertampang ganteng, dengan pembawaan kalem juga sederhana dan ternyata Sandi ini hoby menggunakan batik. Beliau ini cukup nasionalis, cinta dengan produk Indonesia dan tetap menyemangati anak-anak muda untuk berani terjun sebagai pengusaha muda demi membantu bangsa ini dari keterpurukan. Beliau berpikir bahwa berapa orang yang terangkat dari kemiskinan jika kita bisa membuka lapangan kerja baru. Kalau begitu, kenapa tidak, jika kita mempunyai ide dan berjiwa pengusaha, hendaklah belajar dan mengikuti langkah-langkah kreatif beliau sehingga menjadi orang sukses seperti Sandiaga Uno.

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Orang sukses. Tandai permalink.

5 Balasan ke Sandiaga Uno

  1. udah keren, kaya, masih muda lagi. kurang apa coba? hmmmm… tulisan teh ana ini juga inspiratif deh…

  2. dhito berkata:

    inspiratif sekali

  3. Dita berkata:

    wow! Muda, good looking, pinter, sukses & ga pantang menyerah. Bisa menjadi pengusaha muda aja udah huebat. Bisa bangun dari kebangkrutan lebih dahsyat lagi. Dan sekarang punya 9 perusahaan. Wow!

  4. muhammad budiansyah berkata:

    saya kagum saya anda bang Uno, Kayaknya You know what to do .
    Mudah-mudah kita – kita bisa kayak abang 10 atau 15 tahun lagi

  5. dikky berkata:

    keren bang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s