Ulangan Bahasa Inggris

“Umi, Tono mau minta maaf, ternyata nilai ulangan bahasa Inggris Tono hanya 98, tidak seratus ,” begitu kata yang terucap dari Tono, sang buah hati pada ibunya. Tuti bergumam dalam hati, “hebat yah anak ini, semalem dia belajar seadanya tapi nilai anak itu tidak mengecewakan meskipun tidak seratus”, demikian terlintas dalam lamunan Tuti. Tapi Umi, Nilai Tono paling tinggi kok yang lainnya dibawah Tono”, Tono menambahi.

Malam sebelum ulangan bahasa Inggris Tono males-malesan ketika ibunya menyuruh dia belajar, maunya main-main saja dan baca buku komik. Saat itu Tuti sempet kesal dibuatnya, karena menyuruh Tono untuk belajar eh jawaban yang terlontar dari anak itu adalah “Tono sudah hapal dan mengerti Umi”, Tuti kesal dengan kepercayaan diri nya Tono, Tuti berpikir bahwa semestinya Tono mengulang untuk membaca lagi pelajaran yang telah dia dapatkan dan bukannya bersifat sombong seperti itu. Tapi dasar Tono ada saja alasannya yang keluar dari mulutnya. “Tenang Umi Tono sudah mengerti semua pelajaran itu kok, Tono janji nilainya gak akan mengecewakan Umi, Tono akan mengerjakannya dengan baik”, begitu Tono berujar ketika Tuti menyuruh Tono belajar.

Kerap kali Tono sulit sekali jika disuruh untuk belajar, ada saja alasan yang dia buat, “iya nanti”, selalu begitu jawabannya jika disuruh belajar. Dan dia akan sibuk dengan kegiatan pribadinya, mulai dari mengotak-atik mainan sampai dengan membaca sebuah buku yang bukan buku pelajaran. Hobi Tono memang membaca buku, mulai dari bacaan komik hingga seri buku pengetahuan dia lahap. Hobinya ini membuat dia merasa layaknya berada di surga kalau berada di perpustakaan atau toko buku, dan akibatnya Tono akan susah untuk diajak pulang atau bahkan dia akan merengek minta dibelikan buku baru dengan alasan sudah tidak ada lagi bahan bacaan, bukunya sudah kelamaan dan katanya dia sudah bosan membacanya berulang-ulang. Meskipun sebenarnya buku apapun akan selalu dia baca berulang-ulang dan hal ini membuat Tono hapal, serta paham isinya dan yang lebih menguntungkan adalah wawasan Tono menjadi cukup luas dibuatnya.

Kepercayaan diri Tono memang terbukti, ternyata dia mampu mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru bahasa Inggrisnya. Tuti patut bersyukur dengan kemampuan yang dipunyai Tono saat ini. Tentunya kemampuan ini harus tetap diasah, dikembangkan dan kemudian diarahkan juga supaya tidak terlena dan kebablasan atau membuat takabur.

Tentang anagustini

Semua bisa kecil tapi kalo semua berfungsi dengan baik, kenapa tidak.
Pos ini dipublikasikan di Prosa. Tandai permalink.

5 Balasan ke Ulangan Bahasa Inggris

  1. Roni berkata:

    Numpang mampir teh!!! maap ga’ pke ketuk2 pintu lgsg nyelonong ke dapur…Eee, yg da bkn makanan tp sgudang cerita…bagus bgt!!!

    Puasa gini pualing ueenak mang ngabuburittt… “ngabuburiit ke blog org”… dari pada tidur kan mending silaturrahmi, tambah knlan tambah pahala….Huhuu.. lam knl yeaaa!!!

  2. Roni berkata:

    Eh, klo teh bersedia pd tukeran link yukk!!!!

  3. Robert Manurung berkata:

    Betul. Kecerdasan bawaan bisa jadi bumerang jika menimbulkan sikap sombong, anggap remeh, dan malas. Si anak perlu dibimbing untuk mengerti bahwa kunci keberhasilan adalah ketekunan dan kontinuitas.

    salam

  4. Kok si Tono itu mirip Oji, ya?

  5. eddy berkata:

    sigana mah tono = oji
    punten bade tumaros…kamari saya katinggalan roko jenung korekna…
    nitip nya….mun ngke pendak deui tong hilap diwangsulkeun. …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s